Ekosistem dan Data: Driver Integrasi “Fee business” dan “Float business” 
Onny Widjanarko (IES Expert)

Era pendapatan berbasis biaya (fee-based income) dari jasa pembayaran murni telah berakhir akibat kompresi marjin dan standardisasi infrastruktur seperti QRIS dan BI-FAST. Pemenang di lanskap keuangan digital kini ditentukan oleh kemampuan mengolah ekosistem data untuk menguasai bisnis dana mengendap (float business).

Analisis yang ditulis expert kami, menunjukkan bahwa penguasaan data transaksi melalui e-KYC dan alternative credit scoring menjadi katalis utama dalam mengonversi float menjadi penyaluran kredit ber-NIM tinggi. Di sisi lain, perbankan tradisional merespons dengan memanfaatkan bisnis acquiring (EDC dan QRIS) guna menjaring Dana Pihak Ketiga (CASA) berbiaya murah demi memperkuat struktur pendanaan.

Dinamika ini menegaskan bahwa layanan pembayaran kini berfungsi sebagai alat akuisisi nasabah (customer acquisition tool), bukan lagi sumber pendapatan utama. Bagi pelaku industri dan lembaga keuangan, integrasi data dan efisiensi biaya dana (cost of funds) menjadi kunci utama dalam mempertahankan marjin bisnis di era digital.

Silakan unduh dokumen untuk tampilan optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top